16 Ayat dan Hadits yang Menegaskan Tidak Ada Istilah Pacaran Islami!

Islam adalah salah satu agama yang selalu mengajarkan kebenaran kepada setiap umat Nabi Muhammad SAW untuk selalu mengikuti semua perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya, termasuk pacarana karena agama Islam sama sekali tidak mewajibkan siapa saja untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis yang bukan mukhrim tanpa ikatan pernikahan sebelumnya. Tak heran, risiko yang menanti pelaku utama sekaligus pihak yang berpacaran adalah dosa karena telah melakukan zina secara langsung atau tidak.

Masyarakat Indonesia selalu memandang sebelah mata mengenai pacaran karena tidak sedikit yang beranggapan bahwa hal tersebut adalah suatu hal yang wajar karena pubertas, sedangkan di sisi lain juga memandangnya haram. Akan tetapi, salah satu alasan mengapa orang tertarik untuk berpacaran karena lawan jenis selalu mengenakan model baju terbuka sehingga memancing hasrat birahinya, serta perlu diketahui bahwa anda sendiri harus menahan diri untuk tidak melakukan hal tersebut karena tidak ada istilah pacaran islami!.

www.pexels.com

8 Ayat Al-Quran yang Jadi Bukti Tidak Ada Istilah Pacaran Islami!

Di bawah ini adalah 10 ayat suci Al-Quran dari beberapa surat yang berbeda sebagai penjelasan bahwa tidak ada istilah pacaran dalam agama Islam yang harus diketahui seluruh umat Rasulullah SAW, yakni :

  1. Al-Baqarah Ayat 169

Pacaran adalah salah satu perbuatan yang dilarang dalam agama Islam karena hal tersebut didasari bisikan syetan yang mengajak umat Rasulullah SAW untuk melakukan perbuatan tercela dan maksiat di kemudian hari. Hal ini dibuktikan dalam QS. Al-Baqarah ayat 169 yang berbunyi, “Sesungguhnya syetan itu hanya menyuruhmu untuk berbuat jahat serta keji dan mengatakan apa yang tidak kami ketahui tentang Allah SWT.”. Lalu, ayat ini juga menegaskan bahwa pacarana adalah sikap yang sangat tidak disukai Allah SWT.

  1. Al-Mu’minun Ayat 7
  2. Al-Mu’minun ayat 7 adalah salah satu bukti sahih yang menegaskan bahwa tidak ada istilah pacaran islami!. Selain itu, ayat tersebut juga perlu dipahami dan dicermati supaya anda bisa menghindari zina yang dibenci Allah SWT dan berbunyi, “Barang siapa yang mencari zina maka mereka adalah orang-orang yang melampaui batas.”. Oleh sebab itu, pacaran adalah perbuatan yang sangat dekat dengan maksiat karena anda dekat dengan lawan jenis tanpa ada ikatan resmi sebagai suami istri.
  3. Al-Isra Ayat 32

Seperti diketahui bahwa pacaran adalah aksi nyata yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat, serta hal tersebut akan menimbulkan dosa apabila dilakukan terus menerus seperti yang tercantum dalam QS. Al-Isra ayat 7 dan berbunyi, “Dan janganlah kami mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk.”. Tidak bisa dipungkiri apabila kedekatan antara dua orang yang bukan pasangan sah sangat bertentangan dalam agama Islam dan bukanlah hal yang harus dijadikan panutan.

  1. Al-Ahzab Ayat 35

Allah SWT telah menjanjikan pahala yang sangat besar kepada umat Islam yang mampu menjaga kehormatan dirinya, baik laki-laki maupun perempuan untuk menaklukkan nafsu mereka mengingat tidak ada istilah pacaran islami!. Hal itu dibutikan melalui QS. Al-Ahzab ayat 35 dan Allah SWT berfirman, “Sungguh laki-laki serta perempuan yang menjaga kehormatannya, Allah SWT telah menyediakan ampunan dan pahala yang begitu besar.” dan bisa dipastikan bahwa jaminan bagi mereka yang tidak berpacaran sangat luar biasa.

  1. At-Tahrim Ayat 6

Tidak sedikit diantara orang tua merasa senang karena anak-anak mereka mampu mempunyai pasangan (pacaran) sebelum menikah. Padahal, tanpa disadari bahwa hal tersebut bertentangan dengan agama Islam dan bukti sahih lainnya tercantum dalam QS. At-Tahrim ayat 6 dan Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia serta batu yang penjaganya adalah para malaikat yang kasar dan durhaka atas perintah Allah SWT.”.

  1. Al-An’am Ayat 119

Anda tidak boleh terpengaruh untuk berpacaran hanya demi pengakuan dari masyarakat semata, sedangkan seluruh umat Islam harus memahami bahwa tidak ada istilah pacaran islami!. Anda harus konsisten di jalan Allah SWT dan tidak berpacaran yang melampaui batas seperti firman-Nya dalam QS. Al-Anam ayat 119 yang berbunyi, “Dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia benar-benar akan menyesatkan orang lain dengan hawa nafsu tanpa pengetahuan.”. Ayat ini juga menegaskan bahwa anda tidak boleh melakukannya karena sangat terlarang dalam Islam.

www.pexels.com

  1. Al-Furqon Ayat 43

Allah SWT tidak akan pernah menjamin kebahagiaan serta ketenangan hidup bagi umat Islam yang tidak mematuhi perintah-Nya. Pacaran menjadi salah satu perbuatan yang sama sekali tidak sesuai dengan konteks agama Islam karena hanya sekadar membanggakan diri saja, serta firman Allah SWT tercantum di QS. Al-Furqon ayat 43 yang berbunyi, “Terangkanlah kepadaku mengenai orang yang menjadikan hawa nafsu sebagai Tuhan Nya, apakah kamu mampu menjadi pemelihara di atasnya?” dan pacaran dilarang dalam islam karena selalu mengikuti nafsu birahi semata.

  1. Al-Maidah Ayat 77

“Dan janganlah kami mengikuti keinginan orang-orang yang telah tersesat dahulu dan sudah menyesatkan banyak manusia, serta mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus.”. QS. Al-Maidah ayat 77 menjadi salah satu bukti kuat bahwa tidak ada istilah pacaran islami!. Sebab, Allah SWT telah menurunkan para Nabi dan Rasul-Nya untuk memberikan petunjuk bagi semua umat Islam mengenai ajaran agama yang baik dan benar agar tetap berada di jalan yang lurus, salah satunya adalah menghindari pacaran sebagai perbuatan maksiat.

www.pexels.com

8 Hadits Tentang Tidak Ada Istilah Pacaran Islami!

Anda juga bisa memahami informasi penting lainnya sebagai bukti sahih bahwa tidak ada pacaran dalam agama Islam seperti ulasan atas beberapa hadits penting dan bermanfaat di bawah ini, antara lain :

  1. Ath-Thabrany

Anda perlu mengetahui bahwa pacaran sangat dilarang dalam agama Islam karena termasuk pengikuti syetan yang selalu melanggar perintah Allah SWT dan terdapat pada HR. Ath-Thabrany yang berbunyi, “Janganlah kamu berkumpul dengan para wanita. Demi diriku yang berada dalam kekuasaan-Nya dan tidaklah seorang lelaki berkhalwat bersama wanita dan syetan yang akan berada diantara keduanya.”, sedangkan hadits tersebut menegaskan bahwa dua orang yang bukan mukhrim akan lebih mudah tergoda buaian syetan dari pacaran.

  1. Ath-Thabrany dan Al-Baihaqi

“Demi Allah, apabila kepala salah satu dari kalian ditusuk dengan menggunakan jarum yang terbuat dari besi, maka hal itu lebih baik daripada menyentuh seorang wanita yang bukan mukhrim baginya.”, sepenggal pernyataan kuat dari HR.Ath-Thabrany dan Al-Baihaqi menjadi bukti sahih lainnya bahwa tidak ada istilah pacaran islami!. Bahkan, hukuman yang disebutkan dari penggalan hadits tersebut jauh lebih baik dibandingkan bersentuhan dengan lawan jenis yang tidak memiliki ikatan resmi sebagai pasangan sah.

  1. Ahmad

“Jangan pernah sekali-kali salah satu diantara kalian bersentuhan dengan wanita, kecuali dengan mahramnya.”. HR. Ahmad tersebut adalah bukti lainnya yang menegaskan bahwa agama Islam selalu mengajarkan hal yang benar karena pacaran adalah perbuatan keji dan tercela. Allah SWT juga berfirman dalam salah satu ayat suci Al-Quran untuk konsisten dan tetap berada di jalan yang lurus dengan mengikuti semua perintah-Nya, serta setiap umat Islam yang mematuhinya akan mendapat jaminan yang lebih baik.

  1. Hadits Abu Hurairah RA

“Telah tertulis bagi seluruh Bani Adam atas bagiannya dari zina, dan pasti ia akan melakukannya, kedua matanya adalah memandang dan kedua telinganya untuk mendengar, tangan zinanya adalah menyentuh, kakinya adalah melangkah, lisan zinanya adalah berucap serta kalbu berhasrat dan berkeinginan, maka kemaluannya yang akan mendustakan atau membenarkan.”. Anda bisa memahami bahwa hadits tersebut menekan bahwa setiap pengikut Rasulullah SAW hingga akhir jaman perlu mengerti bahwa tidak ada istilah pacaran islami!..

www.pexels.com

  1. Muslim

Aisyah RA berkata, “Tidak, Demi Allah. Tidak pernah tangan Rasulullah SAW memegang tangan wanita selain mahramnya, melainkan beliau pun berkata kepada mereka tanpa jabat tangan.”. Anda bisa mencermati penggalan kalimat dari HR. Muslim tersebut yang menggaris bawahi bahwa sosok panutan umat Islam hingga akhir jaman, yakni Nabi Muhammad SAW melarang keras berpacaran dan dibuktikan dengan beliau sama sekali tidak pernah menyentuh tangan seorang wanita, kecuali mahramnya.

  1. Muttafaq’alaih dari Ibnu Abbas RA

Anda bisa meyakini bahwa agama Islam adalah ajaran terbaik agar dapat berada di jalan yang benar, serta tidak ada istilah pacaran islami!. Pacaran adalah perilaku yang tidak benar yang dilarang dalam agama Islam dan dibuktikan dari penggalan hadits Muttafaq’alaih dari Ibnu Abbas RA yang berbunyi, “Hati-hari kalian ketika masuk untuk menemui seorang wanita.” Seorang laki-laki dari golongan Anshar berkata, “Bagaimana pendapatmu mengenai kerabat suami?” Maka Nabi Muhammad SAW bersabda, “Mereka merupakan kebinasaan.”

  1. Mutaffaqun’alaih dari Usamah bin Zaid RA

Pacaran adalah salah satu perilaku yang tidak hanya keji dan tercela, tetapi juga menjadi benih dari fitnah yang sangat merugikan semua orang. Bahkan, hal ini terbukti melalui HR. Mutaffaqun’alaih dari Usamah bin Zaid yang berkata, “Tidaklah aku meninggalkan sebuah fitnah sepeninggalku serta lebih berbahaya atas kaum lelaki dari fitnah berupa godaan wanita.”. Anda sendiri mampu memahami bahwa penggalan hadits tersebut memastikan bahwa berpacaran akan berujung dengan fitnah dan hinaan karena dua orang telah berbuat zina.

  1. Shahih Muslim dari Jabin bin Abdillah RA

“Aku bertanya kepada Nabi Muhammad SAW mengenai pandangan yang secara tiba-tiba atau tanpa sengaja? Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘palingkan pandanganmu’.”. Kutipan dari Shahih Muslim dari Jabin bin Abdillah RA tersebut adalah bukti lainnya bahwa tidak ada istilah pacaran islami!. Tak hanya itu, seorang lelaki Muslim harus bisa menjaga pandangannya dari wanita yang bukan mahramnya karena kelak ia akan mempunyai seorang pendamping yang wajib dijaga kehormatan dan perasaannya dari godaan wanita lain.

Demikian informasi tentang pernyataan berupa tidak ada pacaran dalam agama Islam yang bisa ditemukan melalui ayat-ayat suci Al-Quran maupun hadits sesuai ungkapan Baginda Rasulullah SAW sesuai perintah Allah SWT. Maka dari itu, pacaran adalah salah satu perbuatan yang menjadi awal benih dari fitnah yang amat keji dan menyakiti orang lain serta berujung dengan zina dimana dua orang yang bukan mahram harus bisa menjaga model baju yang dikenakan supaya bisa menjaga pandangan dari pria atau wanita yang bukan pasangannya.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *